You are hereBersiaplah menyambut Era Server Baru dengan Processor Xeon E5

Bersiaplah menyambut Era Server Baru dengan Processor Xeon E5


Selasa 6 Maret 2012, Intel secara resmi meluncurkan prosesor Xeon generasi terbarunya yaitu Xeon E5.  Dengan diluncurkannya prosesor ini penamaan jajaran prosesor Xeon milik Intel menjadi Xeon E3, Xeon E5 dan Xeon E7 menyerupai penamaan jajaran prosesor mainstream mereka yaitu Core i3, i5 dan i7.

Cloud computing, virtualisasi dan penggunaan listrik secara efisien yang menjadi isu utama untuk prosesor server selama 3 tahun terakhir, mengharuskan Intel segera memperbarui jajaran prosesor servernya jika tidak ingin mengalami nasib yang sama dengan produk prosesor tablet/smartphone mereka yang jauh tertinggal dari ARM.  Terlebih ARM juga mulai merambah pasar server hemat energi melalui perusahaan Calxeda, juga HP melalui project Moonshotnya (2800 server dalam sebuah rak tunggal, dengan kebutuhan daya hanya 1.5 watt per dual core prosesor).

Xeon E5 tidak sekedar ditargetkan menjadi pengganti Xeon 5600 untuk server dengan dua soket prosesor (E5-2600 series), tetapi juga menyediakan seri E5-1600 untuk workstation dengan soket prosesor tunggal.  Hal ini nantinya penulis prediksikan akan memberikan pilihan server baru pada kelas entry level soket tunggal yang sebelumnya hanya ditenagai oleh prosesor Xeon E3.

Pada saat yang bersamaan, vendor server utama dari HP, IBM dan Dell masing-masing juga memperkenalkan server terbaru mereka yang sudah menggunakan Xeon E5 ini.  Tidak tanggung-tanggung HP memimpin dengan memperkenalkan sekaligus 7 model baru server menggunakan Intel Xeon E5 ini.  IBM mengumumkan 2 model server terbaru mereka dengan Xeon E5 sudah dapat dipesan mulai Maret 2012 ini.  Sementara Dell menyatakan akan segera menerapkan prosesor Xeon E5 pada semua server PowerEdge generasi 12 tipe M, R dan T produksi mereka.

Prosesor Xeon E5 merupakan prosesor yang dibuat dengan teknologi proses 32 nano meter dan dikembangkan dengan dasar mikro arsitektur Sandy Bridge dengan beberapa peningkatan sebagai berikut:

1.  Pilihan jumlah core dan kapasitas cache memory yang lebih besar.  Tersedia mulai 2 core/5 MB cache, 4 core/10 MB cache, 6 core/15 MB cache dan 8 core/20 MB cache

2.  Clock speed bervariasi mulai dari 1.8 GHz hingga 3.6 GHz.

3.  Konsumsi daya yang tetap sama mulai dari 60 W hingga 135 W

4.  Bandwidth Quick Path Interconnect (QPI) yang ditingkatkan mulai dari 6.4 GT/s (Giga Transaksi per detik), 7.2 GT/s serta 8 GT/s.  Hal ini dicapai karena Xeon E5 mendukung pemakaian memory DDR3 1066 MHz, 1333 MHz dan 1600 MHz.

5.  Quad Channel memory arsitektur yang mendukung memory hingga 384 GB per physical prosesor.  Hal ini membuat server dengan dual physical prosesor akan mampu mengakses memory maksimum sebesar 768 GB (24 DIMM @ 32 GB).  Sangat sesuai untuk menjalankan virtualisasi pada server aplikasi yang haus memory seperti server database.  Xeon E5 mendukung pemakaian memory DDR3 generasi baru yang bekerja pada 1.35V.  Tiga jenis memory DDR3 didukung oleh Xeon E5 yaitu RDIMM (Registered DIMM), LRDIMM (Load Reduction DIMM) dan UDIMM (Unbuffered DIMM), tetapi ketiganya tidak bisa dipakai bersama dalam satu sistem.   LRDIMM harus dipakai bila diinginkan kapasitas memory maksimum 768 GB dengan 2 physical prosesor, Unbuffered DIMM dipakai karena pertimbangan ekonomis dengan maksimum memorynya hanya 256 GB apabila menggunakan memory jenis ini dengan 2 buah physical prosesor.

6.  Instruksi baru yang mempercepat pemrosesan instruksi matematika yang disebut sebagai AVX (Advanced Vector Extensions) serta fitur sekuriti AES-NI (Advanced Encryption Standard New Instruction) yang menambahkan kemampuan melakukan enkripsi dan dekripsi secara hardware pada prosesor.  Fitur ini sangat membantu proses Authentication yaitu enkripsi dan dekripsi password yang biasa memang dilakukan pada server.

7.  Pemrosesan I/O pada Xeon E5 menjadi sangat cepat berkat adanya controller PCI Express generasi 3.0 langsung di dalam core prosesor.

Pada event peluncuran Xeon E5 tersebut Intel juga memperkenalkan chip baru untuk memproses networking yaitu Intel Ethernet Controller X540.  Chip ini adalah chip yang dipakai pada 10 Gbps Ethernet.  Ethernet Controller X540 diharapkan oleh Intel dapat membantu mewujudkan networking yang lebih cepat dengan 10 Gbps sebagai fitur yang lebih umum dan bukan lagi menjadi fitur premium.